Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono mengakui jika pelayanan yang diberikan pada pelanggan memang belum maksimal. Sedikit demi sedikit dua hal yang dikeluhkan pelanggan akan segera ditangani.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun satu unit instalasi pengolahan air (IPA) pada tahun 2017 nanti. Lokasinya berada di lahan IPA yang ada saat ini di Jl HM Thamrin, seberang Stadion Krida Bhakti Purwodadi.

“Satu IPA baru nanti ukurannya 15x9 meter dengan kapasitas produksi 50 liter per detik. Dengan adanya IPA baru ini akan memperlancar distribusi air ke rumah pelanggan,” kata pria yang baru seminggu menjabat posisi direktur itu.

Pada tahun 2017, jelas Bambang, pihaknya akan mendapat penyertaan modal sebesar Rp 8,6 miliar lewat dana APBD. Sebagian dana tersebut dialokasikan untuk pembuatan IPA baru.Pembangunan IPA itu nantinya memerlukan waktu sekitar enam bulan. Ditargetkan, sekitar Oktober 2017 sudah bisa dioperasikan. Mengenai kualitas air, Bambang menyatakan, salah satu penyebab utama adalah pipa jaringan distribusi yang sudah waktunya diganti. Sebab, sebagian besar pipa saat ini usianya sudah puluhan tahun dan di dalamnya terdapat endapan sehingga membuat air jadi keruh.“Hasil pengolahan di IPA, kondisi air sudah jernih tetapi ketika masuk ke rumah sebagian pelanggan jadi keruh. Berarti, jaringan menuju pelanggan ini mesti dibenahi. Saat ini, kita sedang buat peta jaringan distribusi supaya tahu posisi pipa yang sudah lama dan waktunya diganti,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler