Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Kantor Kemenag Grobogan Muh Arifin menegaskan, jumlah pelamar PAI non PNS yang dibuka bulan lalu ada 317 orang. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, hanya ada 231 orang yang memenuhi persyaratan.

“Jadi, nanti yang akan mengikuti tes ada 231 orang. Untuk formasi PAI non PNS yang dibutuhkan ada 152 orang,” jelasnya melalui Kasi Bimas Islam Kemenag Grobogan Fahrurrozi, Sabtu (19/11/2016).

Perekrutan PAI non PNS itu tidak hanya berlangsung di Grobogan saja. Tetapi di seluruh Indonesia dan pelaksanaan tes dilangsungkan serempak, Minggu besok. Bagi yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan kontrak kerja selama tiga tahun. Terhitung mulai 1 Januari 2017 mendatang.

Dijelaskan, para penyuluh non PNS nantinya akan ditempatkan di semua KUA. Tugas mereka nanti memberikan beragam penyuluhan keagamaan di wilayah tugasnya. Baik melalui mimbar khotbah Jumat atau pada majelis taklim yang ada di sana.
Menurut Fahrur, melihat kondisi sekarang, selain masalah keagamaan para penyuluh juga dituntut untuk bisa membantu mengatasi persoalan bangsa. Seperti, mencegah paham radikalisme, narkoba, LGBT dan persoalan lainnya.“Tugas PAI tidak hanya terfokus pada pembinaan spiritual dan mental saja. Tetapi harus bisa bisa menjelaskan persoalan bahaya narkoba, masalah paham radikalisme, dan perkembangan permasalahan terbaru lainnya,” tegasnya.Dikatakan, pembangunan memerlukan partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat. Oleh sebab itu rakyat dan umat beragama perlu dimotivasi untuk berperan serta aktif menyukseskan pembangunan. Untuk memotivasi masyarakat salah satunya melalui media penyuluhan. Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler