Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto menyatakan, kesembilan sekolah yang ikut lomba terdiri satu SD, yakni SDN 2 Tegowanu Wetan yang menyadang Adiwiyata Provinsi, kemudian satu SMA, yakni SMAN 1 Toroh (Adiwiyata Provinsi).

Selanjutnya, lomba juga diikuti tujuh SMP. Masing-masing, SMPN 1 Tegowanu dan SMPN 3 Gubug. Keduanya, merupakan sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri,  SMPN 5 Purwodadi (Adiwiyata Nasional).
Empat sekolah lagi adalah penyandang Adiwiyata Provinsi. Yakni, SMPN 1 Kedungjati, SMPN 1 dan SMPN 2 Purwodadi dan SMPN 2 Tegowanu.

"Penilaian lomba sudah dilakukan oleh tim penilai selama beberapa hari. Pekan depan, akan diumumkan hasilnya," kata Anang didampingi Kasubag Prasarana dan SDA Pradana Setyawan, Jumat (25/11/2016).

Dijelaskan, pelaksanaan lomba dilatarbelakangi adanya Inpres No 13 tahun 2011 yang menginstruksikan seluruh instansi pemerintahan agar melaksanakan upaya penghematan energi dan air di lingkungannya. Adanya Inpres itu kemudian ditindaklanjuti dengan membikin kegiatan lomba untuk sekolah Adiwiyata.
Dijelaskan, pelaksanaan lomba dilatarbelakangi adanya Inpres No 13 tahun 2011 yang menginstruksikan seluruh instansi pemerintahan agar melaksanakan upaya penghematan energi dan air di lingkungannya. Adanya Inpres itu kemudian ditindaklanjuti dengan membikin kegiatan lomba untuk sekolah Adiwiyata.Diharapkan dengan lomba diharapkan di lingkungan sekolah terdapat edukasi kebijakan penghematan energi dan air yang meliputi beberapa komponen. Seperti, kebijakan, komitmen, perencanaan, implementasi,evaluasi dan pelaporan penghematan energi dan air di sekolah."Adanya lomba ini bukan sekadar untuk mencari juara. Lebih dari itu, melalui ajang tersebut nantinya bisa merubah perilaku siswa untuk mendukung penghematan energi dan air," jelasnya.Ditambahkan, untuk menghemat energi dan air ini bisa dilakukan dengan hal-hal yang kecil. Misalnya, mematikan peralatan listrik yang sudah tidak digunakan, menyalakan lampu penerangan secukupnya, atau menanam banyak tumbuhan di lingkungan sekitar.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler