Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibat ambrolnya jembatan ini, warga harus melewati jalur lain yang jaraknya sekitar 5 kilometer untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Jembatan ini dilaporkan roboh pada Jumat (25/11/2016) sekitar pukul 15.00 WIB.

Camat Karangrayung Hardimin ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya jembatan yang ambrol tersebut. Lokasi jembatan berada di wilayah Dusun Wonorejo, Desa Karangsono.

Jembatan tersebut berada di atas Sungai Pesanggrahan yang merupakan anakan dari Sungai Serang. Ambrolnya jembatan itu disebabkan tanah penyangganya longsor sedikit demi sedikit akibat meluapnya air sungai dan guyuran air hujan dalam beberapa pekan terakhir.

“Fungsi jembatan ini memang cukup vital. Karena jadi akses warga Karangsono ke Desa Suru yang masuk wilayah Kecamatan Geyer. Akibat peristiwa ini, warga harus memutar 5 km jauhnya,” katanya pada wartawan, Jumat (25/11/2016).Dikatakan, jembatan itu panjangnya 24 meter dengan lebar 3 meter. Di tengah jembatan, ada tiang penyangga yang pondasinya dipancangkan pada dasar sungai. Jembatan ini tidak ambrol keseluruhan. Tetapi separuhnya saja. Yakni, mulai dari atas tiang penyangga hingga ujung jembatan bagian utara.“Dalam peristiwa ini, tidak ada korban karena kebetulan tidak ada warga yang sedang melintas ketika jembatan ambrol. Kami sudah laporkan ke dinas terkait agar segera ada penanganan. Soalnya, jembatan itu sangat dibutuhkan. Terutama, jadi akses masuk mobil untuk membawa hasil pertanian khususnya sayuran yang akan dijual di Purwodadi,” imbuhnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler