Ini yang Dilakukan Gabungan Organisasi Wanita di Grobogan untuk Mengangkat Kembali Pamor Empon-empon
Dani Agus
Senin, 5 Desember 2016 16:30:42
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ketua GOW Grobogan Suryati Icek Baskoro mengatakan, di tengah pesatnya perkembangan zaman, di sisi lain membawa dampak yang cukup memprihatinkan. Salah satunya, banyak orang yang sudah jarang mengenal empon-empon. Apalagi sampai mau menanam tanaman yang punya banyak khasiat bagi kesehatan itu.
“Melalui acara inilah kami mencoba menggugah kembali manfaat empon-empon, khususnya pada kalangan ibu-ibu. Kita berharap agar keberadaan empon-empon jangan sampai punah,” katanya, Senin (5/12/2016).
Lomba menghias dan merangkai empon-empon yang dilangsungkan di Gedung Riptaloka, Setda Grobogan itu diikuti berbagai organisasi kewanitaan. Dalam lomba ini, peserta diminta untuk menata tanaman menjadi sebuah formasi atau susunan yang menarik.
Dijelaskan, empon-empon merupakan warisan nenek moyang yang perlu dilestarikan. Hal ini seharusnya menjadikan masyarakat merasa bangga. Sebab, keanekaragaman hayati Indonesia terbesar nomor 2 di dunia, setelah Brazil. Saat ini, ada sekitar 7.000 tanaman yang berpotensi sebagai obat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



