Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, Kepala Badan Perizinan Nur Iksan beserta beberapa pejabat terkait lainnya. Peresmian yang dibarengkan dengan peringatan HUT ke-50 Pungkook Corporation juga dihadiri jajaran muspika setempat.

Pembangunan pabrik tersebut sudah dimulai awal Oktober 2015 lalu. Peletakan batu pertama pembangunan pabrik waktu itu dilakukan Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro.

Acara peresmian pabrik tas tersebut berlangsung singkat. Tidak ada beragam acara seremonial seperti pada acara peresmian yang sering digelar selama ini. Begitu tiba di lokasi, Sri Sumarni dan rombongan langsung menghadiri acara ramah tamah di aula pabrik di lantai II yang digelar dengan kemasan standing party. Dalam kesempatan itu, sempat pula disuguhkan pentas beberapa tarian tradisional.

Setelah itu, dilanjutkan dengan acara pemotongan pita di depan kantor pabrik yang memiliki lahan sekitar 15 hektare tersebut. Usai pemotongan pita, dilanjutkan penanaman pohon penghijauan di depan kantor. Setelah seremonial selesai, Sri Sumarni dan rombongan langsung meninggalkan lokasi.“Saya ucapkan selamat atas beroperasinya pabrik milik Pungkook Indonesia ini. Semoga dengan adanya pabrik ini bisa membawa banyak dampak positif dan meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar,” kata Sri Sumarni.Menurutnya, perusahaan tersebut bergerak pada bidang usaha industri barang dari kulit, kulit buatan serta kain. Di mana, 90 persen hasil produksinya adalah komoditas ekspor. Secara bertahap, pabrik ini akan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 15.000 orang.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler