Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Pompa yang di Godong terbakar yang kemungkinannya disebabkan voltase listrik sedang naik-turun atau tidak stabil waktu itu. Saat ini, proses perbaikan masih kita lakukan dan hari ini kita targetkan sudah bisa selesai, Kami berupaya supaya pasokan air di wilayah Godong bisa normal lagi,” jelasnya.

Bambang menyatakan, terkait dengan kondisi itu, pihaknya sudah melakukan upaya darurat untuk bisa mengalirkan air ke rumah pelanggan. Yakni, dengan menginjeksi air dari mobil tangki ke saluran distribusi. Namun, mengingat kapasitas terbatas maka tidak semua rumah pelanggan bisa mendapatkan pasokan air yang diinjeksi tersebut.

“Soal adanya gangguan ini, kami sudah sempat menyampaikan pengumuman lewat radio. Bahkan, sebagian pelanggan juga kita beritahu lewat telpon dan SMS,” katanya.

Sebelumnya, Sugiyanto, pelanggan PDAM, menyayangkan lambatnya pemberitahuan dari PDAM unit Godong terkait terhentinya pasokan air. Pemberitahuan baru disampaikan kepada sebagian pelanggan beberapa hari setelah pasokan air terhenti.
“Kalau ada gangguan harusnya bisa cepat disampaikan pada pelanggan biar bisa diantisipasi. Pemberitahuan adanya gangguan ini baru kita dapat setelah air macet tiga hari,” katanya.Terkait dengan terhentinya pasokan air sejak Sabtu (10/12/2016), dirinya dan beberapa pelanggan sempat mendatangi kantor PDAM unit Godong untuk melayangkan komplain serta minta penjelasan penyebab terhentinya pasokan air tersebut. Oleh petugas dijelaskan, jika terhentinya pasokan air disebabkan adanya kerusakan pompa di instalasi pengolahan air.“Kata petugasnya, pompa airnya kobong alias terbakar. Kalau ini penyebabnya harusnya bisa ditangani dengan cepat. Masak, sampai berhari-hari gak bisa jadi. Kalau perlu kan bisa ganti yang baru saja,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler