Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MuriaNewsCom - Grobogan - Meski memiliki keterbatasan namun para penyandang disabilitas di Grobogan dapat menghasilkan sebuah karya yang bikin kagum banyak orang. Hal itu terlihat dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Sabtu (17/12/2016).

Dalam acara tersebut, ada stan pameran hasil karya yang dihasilkan para penyandang disabilitas. Bentuknya, kaligrafi dan kerajinan tangan lainnya. Salah satu karya yang ditampilkan adalah buatan siswa SLB AB YPLB Danyang, Purwodadi.

“Karya yang dipamerkan di sini bagus-bagus. Semoga pemerintah daerah bisa terus mengoptimalkan potensi yang dimiliki para penyandang disabilitas,” kata Kosi’in, salah seorang pembina penyandang disabilitas di Grobogan yang hadir dalam kesempatan itu.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional dihadiri Sekretaris Daerah Grobogan Sugiyanto. Hadir pula, Kepala Dinsosnakertrans Andung Sutiyoso dan beberapa pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Sugiyanto meminta agar dinas terkait, membuat pendataan jumlah penyandang disabilitas yang ada di wilayahnya. Hal itu diperlukan agar pemkab bisa membuatkan program pada penyandang disabilitas tersebut.“Dari laporan saat ini, jumlah penyandang disabilitas ada 4.986 orang. Kami berharap dinas terkait dibantu camat dan kades bisa membuat database penyandang disabilitas lse-kabupaten biar lebih lengkap dan terperinci. Kalau punya data yang lengkap akan memudahkan dan membantu ketika membikin program untuk mereka,” tegasnya.Sugiyanto juga berharap agar berbagai pihak ikut mendorong pemberdayaan para penyandang disabilitas. Misalnya dengan menampung mereka menjadi tenaga kerja atau membekali ketrampilan usaha. Hal itu diperlukan supaya mereka bisa mandiri dan tidak ada diskriminasi.Dalam acara itu, sempat dilakukan pula penyerahan penghargaan buat para penyandang disabilitas yang meraih prestasi. Yakni, mendapat medali dalam ajang Peparnas bulan Oktober lalu di Jawa Barat.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler