Debit Air Mulai Menurun, Upaya Pelestarian Alam Mendesak Dilakukan
Dani Agus
Rabu, 21 Desember 2016 23:00:51
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Antara lain, sumber mata air Sendang Coyo ternyata juga digunakan untuk mencukupi kebutuhan air masyarakat sekitar. Yakni, lewat program Pamsimas maupun PDAM.
Program Pamsimas ini jangkauan layanannya terbatas hanya lingkungan warga di sekitar kawasan sendang saja. Sementara untuk jangkauan PDAM mencakup dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Pulokulon dan Kradenan.
“Sumber mata air Sendang Coyo ini memang digunakan oleh banyak orang untuk keperluan sehari-hari. Selain itu, airnya juga dialirkan pula untuk irigasi pertanian di beberapa desa,” kata Sekretaris Desa Mlowokarangtalun Wahyu Hudiyono.
Menurutnya, beberapa waktu lalu, sumber air disitu memang cukup tinggi. Dimana, ketinggian air bisa sampai batas atas fondasi sekeliling sendang. Saat ini, ketinggian airnya hanya tinggal separuhnya saja.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



