Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pembongkaran dilakukan mulai pukul 09.30 WIB. Aksi pembongkaran diback up pengamanan ketat dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP. Terlihat pula anggota damkar dan dinas kesehatan.

Sebelum pembongkaran dilakukan, para penghuni sempat menggelar aksi unjuk rasa dengan membentangkan poster di jalan menuju kompleks koplak dokar. Mereka meminta permintaan terakhir, agar pihak terkait tidak membongkar bangunan yang sudah ditempati puluhan tahun itu."Kami mohon belas kasihannya. Tolong jangan digusur tempat kami," kata Tugiyono, perwakilan penghuni.

Meski ada permintaan, eksekusi tetap dilanjutkan. Satu alat berat jenis backhoe kemudin disiapkan untuk masuk lokasi. Masuknya alat berat sempat dapat hadangan dari penghuni. Namun, upaya ini tidak berlangsung lama.

Selanjutnya, ratusan petugas gabungan merangsek masuk kompleks beriringan dengan alat berat. Sebelum eksekusi, para penghuni bangunan sebanyak 54 kepala keluarga diminta mengambil barang yang masih ada didalamnya. Sejumlah petugas juga menyisir rumah dan membantu mengeluarkan barang yang masih ada.Setelah semuanya beres, alat berat kemudian diperintahkan bekerja. Satu bangunan disisi selatan yang ada tulisannya tempat karaoke jadi sasaran pertama eksekusi.Setelah itu, dilanjutkan dengan perobohan bangunan lainnya.Eksekusi lahan koplak dokar milik PT KAI sempat mengundang perhatian banyak pihak. Ratusan warga ikut jadi saksi pembongkaran bangunan yang sebagian di antaranya ditengarai jadi tempat prostitusi itu.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler