Jalan Desa Nampu Grobogan Longsor lagi, Ini Rencana Penanganannya pada 2017
Dani Agus
Senin, 26 Desember 2016 14:30:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Selain itu, arus air sungai menggerus tanah yang di atasnya terdapat tumpukan karung penahan longsor. "Karung berisi tanah yang kita pakai untuk penahan longsor secara darurat rusak diterjang derasnya air. Kejadiannya, sekitar lima hari lalu," kata Camat Karangrayung Hardimin.
Menurutnya, perbaikan darurat sebelumnya dikerjakan secara gotong-royong oleh masyarakat dibantu BPBD Grobogan. Terkait longsor kedua, penanganan akan dilakukan secara permanen pada tahun 2017. Alokasi dana perbaikan sudah dianggarkan lewat dana desa yang diterima Desa Nampu."Alokasi dana desa 2017 untuk Desa Nampu cukup besar, sekitar Rp 900 juta. Sebagian dana akan disalurkan untuk perbaikan jalan longsor itu," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, aktivitas warga Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung menuju wilayah Kabupaten Boyolali sedikit terganggu. Penyebabnya, ada ruas jalan utama yang longsor sepanjang 20 meter. Akibat peristiwa ini, kendaraan besar tidak berani melintas. Informasi menyebutkan, ruas jalan tersebut lebarnya sekitar 5 meter. Jalan ini sudah dicor dengan model beton setapak sisi kanan dan kiri serta di tengahnya dilapisi makadam.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



