Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu sasaran utama adalah penggantian rumput. Hal itu dilakukan lantaran kondisi rumput yang ada saat ini dinilai pihak PSSI tidak layak digunakan untuk menggelar kompetisi tingkat nasional.

“Beberapa waktu lalu, tim dari PSSI sempat kesini untuk meninjau lokasi stadion yang dipakai Persipur untuk laga kandang. Dari hasil monitoring, rumput stadion dinyatakan tidak layak,” kata Kepala Bidang Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono.

Terkait hasil monitoring tim PSSI itulah, pada tahun 2017, pihaknya mengalokasikan anggaran untuk penggantian rumput lapangan. Besarnya anggaran sekitar Rp 560 juta.

Dalam waktu dekat, akan segera dipersiapkan berkas untuk pelelangan proyek pergantian rumput tersebut. Harapannya, lelang bisa dilakukan pada awal tahun anggaran.

Alasannya, proses penggantian rumput di lapangan seluas 100x110 meter itu ternyata butuh waktu lama. Yakni, sekitar enam bulan. Di sisi lain, jika lelangnya lebih awal maka diharapkan waktu penyelesaian tidak sampai pada akhir tahun.
“Perbaikan rumput lapangan pernah dilakukan pada tahun 2015 dengan model penyulaman. Namun cara tersebut gagal karena rumputnya kena serangan hama cacing tanah.Karsono menambahkan, rumput yang sesuai untuk lapangan bola adalah jenis lamuran. Untuk jenis rumput Jepang dinilai kurang cocok. Sebab, tekstur rumput ini agak runcing dan lecet saat pemain jatuh.Sementara itu, Manajer Persipur HM Nurwibowo menyatakan, saat PSSI melakukan monitoring memang merekomendasikan supaya rumputnya diganti. Selain itu, landasan lapangan juga perlu dibenahi karena kondisinya cukup keras.“Menyambut kompetisi tahun 2017, kami memang berharap agar Pemkab Grobogan memperhatikan fasilitas stadion supaya bisa memenuhi ketentuan dari PSSI. Tahun ini, ada anggaran Rp 560 juta untuk penggantian rumput lapangan,” katanya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News