Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Informasi yang didapat menyebutkan, akibat hujan selama hampir lima jam, kawasan sekitar kantor kecamatan mulai kebanjiran. Bahkan, halaman kantor penuh air hingga di atas mata kaki orang dewasa. Namun, air dilaporkan tidak sampai masuk ruangan kantor.
Kemudian, ruas jalan raya Karangrayung-Juwangi depan kecamatan juga tergenang sepanjang 500 meter dengan ketinggian air sekitar 30 cm. Akibatnya, arus kendaraan sempat tersendat karena harus berjalan pelan-pelan. Selain itu, air luapan dari saluran drainase dikabarkan sempat pula masuk ke rumah penduduk yang lokasinya agak rendah. Jumlah rumah yang sempat kemasukan air ini tidak banyak, sekitar belasan saja.
Camat Karangrayung Hardimin ketika dimintai komentarnya menyatakan, banjir dadakan itu sudah rutin terjadi saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama. Seperti yang terjadi pada hari ini. "Kalau hujan deras pasti kayak gini. Tapi, banjirnya hanya sebentar. Paling dua jam setelah hujan reda, airnnya sudah hilang. Ini, kondisi air sudah mulai turun," katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



