Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapat menyebutkan, terduga teroris yang diamankan di Grobogan ini bernama Sugiyono (36) yang berasal dari Ngawi, Jawa Timur. Pria ini diamankan tanpa perlawanan saat berada di rumah mertuanya di Desa Ketangirejo, Kecamatan Godong pada Senin (30/1/2017) sekitar pukul 22.00 WIB. Selain itu, istri Sugiyono, Siti Maesaroh, juga diamankan.

Suyati (54), ibu mertua Sugiyono mengatakan, menantunya sudah berada di rumahnya sekitar seminggu. Menurutnya, saat tiba di rumah, kondisi menantunya dalam keadaan sakit panas. Selain itu, Sugiyono dikabarkan mengalami ancaman kebutaan akibat ada beberapa biji gotri yang bersarang di kedua matanya.

"Saya tahunya Sugiyono ke sini mau berobat. Saya juga sempat belikan obat-obatan agar panasnya turun. Pada mata sebelah kirinya masih ada satu gotri yang belum diambil. Beberapa gotri sebelumnya sudah di operasi di Jogjakarta,” katanya pada wartawan.

 Baca juga : Terduga Teroris Ditangkap di Grobogan

Suyati menjelaskan, setahunya kebutaan yang menimpa menantunya itu disebabkan adanya gotri yang tertanam di kedua matanya akibat ledakan ban. Menurutnya, pekerjaan sehari-hari Sugiyono yang dia ketahui adalah sebagai tukang vulkanisir ban.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djarod Padakova dalam jumpa pers mengatakan, Polda Jateng telah melakukan proses penangkapan, termasuk di Grobogan.“Tadi malam (Senin) sekitar pukul 22.00 WIB ditangkap S di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan," kata Djarod saat konferensi pers di Ruang Humas Mapolda Jawa Tengah.Penangkapan bermula pada Minggu 11 Desember 2016 lalu, sempat terjadi ledakan bom di rumah kontrakannya. Sugiyono menderita luka di syaraf matanya sehingga mengalami gangguan penglihatan usai bom meledak.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler