Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pantauan di lapangan, di kawasan TPA memang terdapat banyak sapi yang dibiarkan berkeliaran memakan sisa-sisa sampah. Jumlahnya lebih dari 30 ekor. Selain itu, ada juga puluhan ekor kambing yang ada di tempat itu.

Hewan ternak ini setiap harinya memang berada di lokasi tersebut. Hanya ketika senja, hewan ini digiring pemiliknya di kandang sederhana yang berada di sisi selatan tempat pembuangan sampah.

“Pemilik hewan ternak di TPA ini ada sekitar 50 orang. Pemilik hewan ini adalah warga sekitar TPA yang tiap harinya mencari barang-barang bekas,” jelas Kasi Penanganan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Grobogan Noer Rochman.

Menurutnya, terkait dengan keberadaan hewan tersebut sudah disiapkan solusi jika nantinya penanganan sampah sudah dilakukan dengan model controlled landfill. Hewan ternak nanti akan ditempatkan di lahan TPA sisi selatan yang saat ini masih dipakai untuk menampung sampah.Selanjutnya, hewan ternak ini akan disuplai sampah khusus berupa sisa sayuran. Sampah ini diangkut dari satu lokasi, yakni Pasar Agro di jalan Gajah Mada Purwodadi. “Jadi, tiap hari memang ada satu armada khusus yang mengambil sampah sisa sayuran. Nanti, sampah khusus ini buat hewan ternak yang masih ada di TPA. Selama ini sampah yang jadi makanan hewan ternak itu adalah sisa sayuran saja,” katanya.Keberadaan hewan ternak itu sebenarnya tidak diperbolehkan ada di TPA. Namun, lantaran keberadaan hewan  sudah berlangsung cukup lama maka pihaknya harus mencarikan solusi terlebih dahulu.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler