Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pantauan di lapangan, jalannya razia itu berlangsung lancar dan tertib. Setiap sel yang diisi tahanan maupun narapidana diperiksa dengan teliti termasuk para penghuninya. Dalam operasi itu, petugas tidak menemukan benda-benda terlarang. Misalnya, senjata tajam atau narkoba.

Meski demikian, ada beberapa benda yang dianggap berpotensi mengundang bahaya dan dilarang berada di ruang tahanan sempat diamankan petugas. Antara lain, korek api, penggaris, sendok, paku dan besi.

Parno mengungkapkan, barang-barang itu memang ukurannya kecil tapi dapat digunakan untuk tindakan ilegal di dalam rutan. Oleh sebab itu, pihaknya menyita barang tersebut dan meminta pihak rutan untuk memusnahkan.

“Semua barang tersebut tidak diperbolehkan berada di dalam sel. Kami minta kepada petugas agar tidak berkompromi. Razia dan penyitaan ini diharapkan meminimalkan niat napi untuk kabur,” tegasnya.

[caption id="attachment_107067" align="aligncenter" width="565"]Petugas menunjukkan barang berbahaya di Rutan Purwodadi untuk mengantisipasi adanya tahanan yang melarikan diri, Jumat. (MuriaNewsCom/Dani Agus) Petugas menunjukkan barang berbahaya di Rutan Purwodadi untuk mengantisipasi adanya tahanan yang melarikan diri, Jumat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]

 Selain mengamankan sejumlah barang, dalam razia tersebut, petugas juga sempat memeriksa urine khusus pada napi kasus narkotika. Jumlah napi yang diperiksa ada 19 orang. “Pemeriksaan urine dilakukan petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polres Grobogan. Dari hasil tes urine yang dilakukan, semuanya negatif,” imbuh Parno.Kepala Rutan Purwodadi Surahmat menyatakan, pihaknya sangat terbuka dengan adanya razia yang dilakukan petugas kepolisian tersebut. Sebab, kegiatan itu dilakukan guna kebaikan bersama dan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.Dia menegaskan, untuk meminimalkan narapidana melarikan diri, pihaknya mengintensifkan patroli di waktu rawan yakni saat sore, malam dan dini hari. "Saat ini ada 212 orang narapidana dan sebagian besar didominasi kasus perjudian. Kami sudah berusaha melakukan patroli. Khususnya di jam-jam rawan untuk meminimalkan upaya napi kabur,” jelasnya. Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler