Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebagian pedagang ada yang langsung mengangkut barang dan tempat jualannya ke lokasi baru. Namun, banyak juga yang tidak langsung membawa tempat jualan ke lokasi baru di Jalan Gajah Mada. Tetapi barang-barang tersebut dibawa pulang ke rumah.

Menurut Jumini, salah seorang pedagang, dirinya memang sudah siap jika pindah ke tempat yang baru, di Jalan Gajah Mada. Namun, dia mengaku ada beberapa barang yang tidak cocok kalau dibawa ke lokasi yang baru.

”Untuk tempat jualan, akan saya ganti yang baru. Dan sudah disiapkan di rumah. Meja untuk tempat jualan lama, ukurannya terlalu besar. Jadi, tidak muat kalau dibawa ke lokasi baru, yang ukuran kaplingnya hanya sekitar 2x1,5 meter,” katanya.

Meski sudah dapat jatah tempat baru, banyak pedagang yang terlihat sedih lantaran harus pindah. Masalahnya, mereka sudah berjualan di lokasi lama selam bertahun-tahun lamanya.

Itu juga yang dialami Rawijo, salah seorang pedagang di pasar lama. Dia mengaku sedih harus meninggalkan lokasi lama, untuk berjualan di lokasi baru. Pasalnya, dia sudah berdagang selama belasan tahun di tempat yang lama.”Saya sudah jualan di sini (tempat lama, red) sekitar 15 tahun. Jadi rasanya agak sedih juga ketika harus pindah. Soalnya, komplek pasar ini ibaratnya sudah jadi kampung kedua bagi saya,” kata Rawijo.Dalam proses relokasi sendiri, pihak Disperindag Grobogan juga menyediakan armada khusus berupa dua unit truk. Armada ini digunakan untuk mengangkut barang dagangan dan tempat berjualan para pedagang.Sehingga pedagang nantinya tidak kebingungan jika akan mengangkut barang dagangannya ke lokasi yang baru. Mereka tinggal memanfaatkan truk yang disediakan oleh dinas.Editor: Merie

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler