Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Desa yang terkena dampak paling parah berada di Desa Penganten, Kecamatan Klambu. Informasi yang didapat menyebutkan, dalam peristiwa ini ada ratusan rumah penduduk yang terkena terjangan air dan masuk ke dalam rumah.

“Data sementara sekitar 200 rumah yang terkena dampak banjir bandang. Kemungkinan jumlahnya masih lebih banyak karena kita masih melakukan pendataan di lapangan,” kata Kades Penganten Junaidi, Senin (6/2/2017).

Menurutnya, banjir yang datang berasal dari kawasan atas atau pegunungan Kendeng Utara itu,selain menerjang perkampungan, banjir juga merusak aneka tanaman warga. Sebagian warga, rumahnya juga sempat kemasukan air. Ketinggian air yang masuk ke dalam rumah berkisar 50 cm hingga 1 meter.“Wilayah yang kena bencana ada di Dusun Krajan. Saat ini, kita belum bisa menuju ke sana karena akses jalan masih cukup sulit. Banjir datang mulai sekitar pukul 21.00 WIB,” imbuhnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler