Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam pergeseran eselon II tersebut, nama Johari Angkasa yang sebelumnya jadi Kepala Dinas Kesehatan berubah jadi staf ahli bupati bidang Sosial Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia. Tempat Johari diisi Lely Atasti yang sebelumnya menjabat Kepala DP3AKB.

Selanjutnya, Kepala Dinas Koperasi UKM Yulianto juga masuk jadi staf ahli bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan. Posisi Yulianti diisi Aditya Wahyu Wardhana yang sebelumnya jadi staf ahli bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Untuk posisi Kepala Dinas Pendidikan yang sebelumnya dijabat Karsono digantikan Kepala Bappeda Pudjo Albachrun. Munculnya nama Pudjo ini juga dinilai mengagetkan lantaran pada akhir tahun ini yang bersangkutan memasuki pensiun. Setelah diganti, Karsono selanjutnya akan jadi Kepala Disporabudpar.

Kemudian, Kepala Disperindag Muryanto yang baru saja selesai merelokasi pedagang pasar pagi juga dipindah jadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Untuk posisi Kepala Dinas Kominfo dipercayakan pada Wiku Handoyo yang sebelumnya jadi staf ahli bupati bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.

Pada jabatan Insketur juga mengalami perubahan. Pejabat lama Adi Djatmiko digeser jadi Kepala DP3AKB. Posisi Inspektur baru ditempati Puji Raharjo yang sebelumnya menjabat asisten pemerintahan.  
Dua posisi lainnya yang mengalami perubahan adalah asisten setda. Yakni, Mokh Nursyahid yang sebelumnya jadi Asisten Administrasi geser jadi Asisten Pemerintahan menggantikan Puji Raharjo. Sedangkan posisi Asisten Administrasi baru diemban Padmo yang sebelumnya jadi staf ahli bupati Bidang Sosial Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.Bupati Grobogan Sri Sumarni dalam kesempatan itu menegaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, baik dalam rangka mutasi maupun promosi bagi Aparatur Sipil Negaramerupakan hal biasa. Hal itu juga dilakukan berdasarkan kebutuhan sebuah organisasi dan disesuaikan  dengan ketentuan yang berlaku.“Saya berharap agar kegiatan seperti ini tidak dimaknai secara berlebihan. Pelantikan ini bukan karena persoalan senang dan tidak senang. Tetapi semua telah melalui pertimbangan dan kajian yang mendalam serta mempertimbangkan hasil pemetaan kompetensi Assesment yang telah dilakukan pada akhir tahun 2016 yang lalu. Terutama bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II,” katanya.Dia menambahkan, mutasi jabatan kali ini juga dilakukan dalam rangka penyegaran. Baik bagi pejabat yang bersangkutan maupun lingkungan organisasi yang dipimpinya. “Seseorang yang menjabat pada suatu jabatan terlalu lama bisa berakibat jenuh dan stagnan serta tidak bersemangat untuk berinovasi,” tegasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler