Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Khusus untuk benda-benda pusaka, seperti keris, tombak, gamelan dibersihkan oleh tenaga yang sudah ahli di bidangnya. Kegiatan ini rutin kita lakukan dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi Grobogan tanggal 4 Maret nanti,” ungkap Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan Marwoto.

Dijelaskan, acara bersih-bersih tersebut biasanya dilakukan minimal setahun sekali. Hal itu diperlukan agar benda-benda bersejarah itu tidak rusak, bisa tahan lama dan lebih bersih sehingga cukup nyaman dilihat orang.

Dari data yang dimiliki, di dalam museum tersebut terdapat 83 macam benda peninggalan masa lalu dan terdiri dari beberapa jenis. Antara lain, seperangkat gamelan, keris dan tombak, arca, yoni, piring, lesung, lingga, meriam, luku, garu, mangkok dan piring kuno. Kebanyakan, benda tersebut sudah berusia ratusan sampai ribuan tahun.
Selain membersihkan koleksi museum, pihaknya juga menata kebersihan di lingkungan museum. Hal itu sebagai dilakukan agar kondisi museum terlihat lebih menarik sehingga akan mengundang minat orang untuk berkunjung.“Selama ini, memang museum ini sering tutup karena terbatasnya petugas jaga. Nantinya, museum ini akan lebih sering kita buka meski belum bisa tiap hari,” jelasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler