Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam kesempatan itu, Sri meminta agar direktur baru bisa mengembangkan perusda yang saat ini sudah punya beberapa unit usaha tersebut. Yakni, percetakan, perdagangan, perbengkelan dan biro perjalanan wisata tersebut.

“Saya minta direktur baru segera bekerja keras untuk memajukan perusahaan. Targetnya, perusda ini bisa menyumbangkan pendapatan asli daerah lebih banyak lagi dari sebelumnya,” tegas Sri.

Selain usaha yang sudah berjalan, satu hal lagi yang perlu diteruskan oleh direktur baru. Yakni, melanjutkan rencana eksplorasi di sumur minyak tua yang sudah dirintis direktur sebelumnya Bambang Pulonggono.

“Pak Bambang Pulonggono sekarang sudah pindah jadi Direktur PDAM. Jadi, tugas direktur baru untuk meneruskan rencana eksplorasi sumur minyak tua,” katanya.

Menurut Sri, saat ini Purwa Aksara telah mendapatkan izin dari Kementerian ESDM, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk pengelolaan sumur minyak tua di Dusun Bapo, Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus. Kegiatan eksplorasi itu nantinya akan dilakukan bersama dengan Pertamina dan investor yang ditunjuk.
Menanggapi target yang dilontarkan bupati, Myra menyatakan kesanggupannya. Ia akan berupaya keras untuk meningkatkan kinerja Perusda Purwa Aksara tersebut. “Siap. Saya akan berupaya semaksimal mungkin memajukan perusahaan,” katanya.Sementara itu, mantan Direktur Purwa Aksa Bambang Pulunggono menyatakan, jumlah sumur minyak di Bendoharjo sekitar 45 titik. Nantinya, ada 27 sumur minyak tua yang akan digarap Purwa Aksara.Sumur minyak tua itu peninggalan zaman penjajahan Belanda. Setelah mereka hengkang dari Indonesia, keberadaan sumur minyak itu terbengkalai.Beberapa waktu lalu, sebagian sumur itu sempat dieksplorasi oleh KUD Widoro Kandang bekerjasama dengan pihak ketiga. Namun, kegiatan tersebut hanya berlangsung beberapa tahun saja. Dalam mengelola sumur minyak nanti, Purwa Aksara akan bekerjasama dengan pihak ketika selaku investor. Model kerja samanya, perusda akan mengurus izin dan lisensi yang diperlukan ke SKK Migas dan Kementerian ESDM. Sedangkan, peralatan, SDM dan biaya operasional akan ditanggung investor. Hasil minyak yang didapat nantinya akan dijual pada Pertamina.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler