Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelum mengalami kecelakaan, korban sempat pamit pada ibunya untuk belajar kelompok dengan teman-temannya. Hal itu disampaikan Ratno (39), selaku ketua RT tempat korban tewas berdomisili. “Ibu korban tadi bilang kalau anaknya pamit mau belajar kelompok. Selama ini, korban yang masih kelas I SMK, memang biasa belajar bersama teman-temannya,” kata Ratno yang ditemui di RS Panti Rahayu Purwodadi untuk mengurus jenazah warganya tersebut.

Begitu mendapat kabar duka, Ratno dan beberapa kerabat korban langsung meluncur ke rumah sakit untuk memastikan berita yang didapat. Selanjutnya, dia diminta untuk mengurus kepulangan jenazah korban. “Ayah korban kerja di Jakarta. Saya bersama beberapa warga dan  kerabat korban diminta untuk urusi jenazah,” katanya.

  Baca juga : Perempuan Muda Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Tronton di Grobogan

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Grobogan Iptu Sunarto menyatakan, selain satu korban jiwa dalam kecelakaan yang melibatkan truk tronton bermuatan pasir dan sepeda motor tersebut juga menyebabkan satu korban luka-luka. Yakni, pembonceng paling belakang bernama Safitri Rahmawati (15), warga Karangrejo, Kecamatan Grobogan.Sedangkan satu orang lagi bernama Veradita Anggraini (15), warga Karangrejo tidak mengalami luka setelah berhasil loncat dari kendaraan sesaat sebelum kecelakaan terjadi. Veradita merupakan pembonceng motor yang ada di tengah. “Jadi motor itu dinaiki tiga orang dan posisi jalannya searah dengan truk. Ketiga-tiganya tidak pakai helm. Korban meninggal merupakan pengendara motor,” katanya.Menurut Sunarto, kecelakaan itu terjadi akibat sopir truk tronton bernama Anjar Siswoyo (58), warga Bawang, Banjarnegara tidak bisa menguasai kendaraan ketika berada pada kondisi tanjakan. “Kami mengimbau pada pengemudi truk agar berhati-hati dan memperhatikan kondisi kendaraannya. Terutama, saat melintasi tanjakan di jalur Purwodadi-Pati supaya tidak terjadi peristiwa serupa,” katanya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler