Mesin Pompa Air Rusak, Pedagang Pasar Pagi Grobogan Terpaksa Beli Air
Dani Agus
Selasa, 21 Februari 2017 17:00:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Akibat rusaknya mesin ini, praktis tidak ada persediaan air di dalam pasar. Kondisi ini membuat repot para pedagang. Khususnya, pedagang daging di los basahan yang ada di sisi selatan.
Sebab, mereka butuh air bersih untuk mencuci lapak dari bau amis pascaberjualan dan membersihkan peralatan kerja. Sebagian pedagang terpaksa membeli air bersih seharga Rp 2.000 per termos besar.
Sebagian lagi ada yang membawa air bersih dari rumah. Beberapa pedagang terpaksa menggunakan air sisa rendaman tahu dan air kelapa untuk membersihkan lapak dan peralatan.
“Kebetulan rumah saya dekat. Jadi ketika tahu tidak ada air, saya ngambil saja di rumah. Rekan-rekan lain memang ada yang beli air bersih. Ada juga yang pakai air tahu dan air kelapa,” kata Marsih, salah seorang pedagang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



