Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Masyarakat sekitar kawasan hutan tidak boleh jadi penonton dengan adanya waduk Simo. Tetapi, masyarakat harus bisa ikut mendapat manfaat dengan adanya waduk tersebut. Makanya, masyarakat melalui LMDH bakal kita gandeng dalam pengembangan wisata hutan,” kata Asisten Perhutani (Asper) BKPH Kragilan Suwandhi, usai melaksakan kegiatan penanaman pohon bersama muspika, dan LMDH di sekitar waduk Simo, Kamis (23/2/2017).

Lokasi penananam pohon berada di petak 4B, RPH Bedoyo, BKPH Kragilan. Petak ini kebetulan letaknya berbatasan langsung dengan waduk Simo tersebut.

Beragam jenis pohon yang ditanam di kawasan seluas 2 hektare itu. Antara lain, jati, sengon, johar, gempol, mangga, dan jambu.

Dijelaskan, penanaman pohon itu merupakan langkah awal dalam rangka mengembangkan potensi wisata hutan di Waduk Simo. Di sisi lain, penanaman pohon juga sebagai bentuk kepedulian untuk mencegah erosi dan sedimentasi waduk.

“Beberapa sarana rekreasi akan kita siapkan bagi pengunjung. Antara lain, penyeberangan mengunakan sampan, jembatan gantung, gardu pandang dan paddel boat ( sepeda air ). Selain itu, kuliner berbagai menu masakan ikan juga akan kita siapkan,” jelasnya.
Ketua LMDH Wonosimo Desa Simo, Kecamatan Kradenan Sugiarto mengatakan, pihaknya sangat mendukung pengembangan wisata alam di kawasan hutan disekitaran waduk tersebut. Sebab, rencana ini dinilai akan membawa manfaat besar pada masa mendatang.“Saat ini, pengunjung Waduk Simo sudah mulai ramai. Terutama hari Minggu atau pas Libur banyak orang dari berbagai daerah yang bersepeda sampai ke waduk Simo. Saya berharap rencana Perhutani segera dapat terwujud dan masyarakat akan mendukung,” katanya.Terpisah Administratur KPH Gundih Gunawan Catur mengatakan, untuk mengembangkan wisata hutan di Waduk Simo memang tidak bisa dilakukan dengan cepat. Sebab, perlu persiapan sarana dan prasarana pendukung terlebih dahulu.Salah satunya, menyiapkan beragam tanaman jenis kayu keras dan teduh. Keberadaan tanaman ini penting karena bisa menjadikan lokasi tersebut nyaman bagi pengunjung. “Di samping itu, kita juga perlu menyiapkan regulasi khusus untuk mengembangkan kawasan hutan di sekitar waduk sebagai ekowisata,” jelas Gunawan.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler