Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Fasilitator Senior Program Pamsimas di Grobogan Imanuel Eko menyatakan, sampai saat ini sudah ada 17.094 sambungan rumah yang ada di seluruh kabupaten. Jumlah sambungan rumah sebanyak itu berada di 102 desa yang tersebar di 19 kecamatan.

“Seperti diketahui, kebutuhan air bersih di Grobogan memang cukup sulit didapatkan terutama saat kemarau. Oleh sebab itu, kehadiran Pamsimas dirasakan sangat membantu kebutuhan masyarakat,” kata Eko di sela-sela acara bintek terhadap Badan Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (BP SPAM) yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Kamis (16/3/2017).

Dijelaskan, dalam program Pamsimas, pada desa sasaran dibuatkan instalasi induk dan jaringan distribusi. Untuk kebutuhan air baku bisa dilakukan dengan membuat sumur bor dan sumur gali. Selain itu, ada juga yang diambilkan dari air sungai dan diolah lebih lanjut sehingga layak digunakan.

Setelah itu, penanganan lebih lanjut dilakukan oleh BP SPAM yang pengurusnya berasal dari masyarakat setempat. Lembaga inilah yang mengurusi pemasangan instalasi sambungan bagi masyarakat, pembayaran dan perawatan.

Meski pengelolaan ditangani BP SPAM namun upaya pendampingan dan pemantauan tetap dilakukan. Termasuk di antaranya memberikan bintek dan pelatihan bagi pengurus BP SPAM supaya kinerja yang dilakukan bisa lebih maksimal.
“Seperti hari ini ada bintek untuk pengurus BP SPAM. Bintek ini dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng,” imbuh fasilitator lainnya Edi Supriyadi.Menurut Edi, jumlah desa yang terjangkau porgam Pamsimas kemungkinan akan bertambah lagi. Sebab, untuk tahun 2017 ini, direncanakan ada 10 desa lagi yang akan jadi sasaran Pamsimas.  Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler