Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Permintaan itu dilontarkan Ketua Komisi B DPRD Grobogan Budi Susilo berdasarkan masukan yang didapat serta hasil kunjungan ke lokasi.

“Hari Sabtu (18/3/2017) Komisi B sudah melakukan kunjungan ke tempat mesin pengering gabah tersebut bersama DKP. Kami minta pada Kepala DKP untuk mengelola penggunaan mesin pengering itu,” kata Budi di Grobogan, Senin (20/3/2017).

Menurutnya, mesin pengering gabah berkapasitas hingga 10 ton itu merupakan bantuan dari DKP Provinsi Jawa Tengah beberapa tahun silam. Untuk pengelolaanya diserahkan pada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Mulia yang ada di wilayah tersebut.

Mesin pengering itu selama ini digunakan secara bergantian oleh para petani yang berada di bawah naungan gapoktan tersebut. Namun pada saat musim panen MT I akhir tahun 2016 hingga awal 2017 lalu dikabarkan sempat terjadi sedikit persoalan. Hal ini seiring  adanya orang dari luar gapoktan yang juga berkeinginan untuk menggunakan mesin pengering tersebut.
“Informasi yang kita terima, ada pihak di luar anggota gapoktan yang ingin pakai mesin pengering. Hal ini tentu bisa memicu konflik jika tidak disikapi. Oleh sebab itu, kami merekomendasikan supaya penggunaan mesin pengering diatur dinas terkait saja,” jelasnya.Budi menambahkan, keberadaan mesin pengering memang sangat dibutuhkan petani. Khususnya, saat puncak panen MT I. Sebab, puncak panen ini biasanya berlangsung saat curah hujan tinggi sehingga untuk mengeringkan gabah butuh bantuan mesin pengering. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler