Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Awalnya, kawanan kambing berjumlah sekitar 10 ekor itu berjalan dari traffic light di sebelah utara rumah sakit. Kemudian, beberapa ekor di antaranya sempat masuk ke pelataran depan IGD.

Namun, beberapa orang yang ada di depan IGD sempat menghalau kawanan kambing tersebut. Setelah dihalau, kawanan kambing terlihat memakan dedaunan tanaman yang ada di depan IGD.

“Lho, ini kok ada banyak kambing berkeliaran sampai kesini. Untung saja, kambingnya tidak berlarian masuk ke dalam rumah sakit,” cetus Marsono, salah seorang warga yang ada di depan IGD.

Usai makan dedaunan, kawanan kambing sempat bikin kaget penumpang angkot yang berhenti di depan rumah sakit. Sebab, beberapa ekor kambing terlihat menjulurkan kepalanya melalui pintu samping.
Setelah dihalau orang, kawanan kambing yang belum diketahui pemiliknya itu kemudian  menyeberangi jalan menuju arah selatan. Beberapa pengendara motor dari kedua arah sempat kaget saat muncul kawanan kambing di tengah jalan.Beberapa warga yang sempat ditanya mengaku tidak tahu siapa pemilik kawanan kambing tersebut. Menurut warga, semenjak pedagang pasar pagi direlokasi, kawanan kambing itu mulai berkeliaran di jalan untuk mencari makanan.“Dulu, kambing-kambing itu tidak pernah sampai ke jalan raya. Soalnya, di kawasan pasar pagi lama banyak sampah sisa sayuran yang jadi makanan kambing. Ketika pedagang pindah, tidak ada lagi sisa sampah sehingga kambing-kambing itu mencari makanan sampai nyebrang jalan,” kata Sayuti, pedagang yang biasa mangkal di sekitar rumah sakit Panti Rahayu.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler