Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapat menyebutkan, saat masih berjualan, pemilik sempat menyalakan obat nyamuk dan ditaruh di atas tumpukan kardus makanan ringan. Kemudian, sekitar pukul 21.00 WIB, pemiliknya menutup toko dan langsung beranjak menuju kamar tidur yang letaknya masih jadi satu dengan tempat usaha dan hanya di sekat papan. Saat itu, pemilik toko tidak ingat jika sebelumnya sempat menyalakan obat nyamuk.

Sekitar pukul 22.00 WIB, pemilik toko berukuran 12 x 8 meter sempat terbangun karena pernafasannya terganggu akibat munculnya kepulan asap yang masuk di dalam kamar tidurnya. Setelah dilihat, asap itu ternyata berasal dari tokonya yang terbakar.

Selanjutnya, Pribadi berteriak minta tolong dan berupaya menyelamatkan diri keluar dari tempat usahanya. Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar segera berdatangan dan berupaya memadamkan kobaran api.

Banyaknya barang plastik membuat nyala api cepat membesar dan sulit dipadamkan. Tidak berselang lama, tiga armada damkar Grobogan sudah tiba di lokasi dan akhirnya berhasil menjinakkan amukan si jago merah.
Kapolsek Karangrayung AKP Sukardi menyatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kebakaran. Meski demikian, akibat kebakaran itu, pemilik toko diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta karena banyak barang dagangan yang terbakar.“Barang yang terbakar hanya sebagian karena kebakaran bisa cepat ditangani. Penyebab kebakaran diduga berasal dari api obat nyamuk yang menyulut kardus. Pemilik toko kurang hati-hati karena menyalakan obat nyamuk dan diletakkan di atas barang yang mudah terbakar,” jelasnya.Editor : Akrom Hazami  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler