Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelumnya, manajemen sudah menetapkan Wahyu Teguh sebagai pelatih kepala. Namun, dari pihak PSSI menentukan syarat jika pelatih kepala tim Liga 2 harus punya lisensi kepelatihan C AFC. Sementara Wahyu yang musim lalu sudah menangani Persipur baru mengantongi lisensi B nasional.

“Pertemuan beberapa hari lalu, soal lisensi ini tidak ada kendala. Akhirnya, kita putuskan Wahyu sebagai pelatih kepala. Tetapi, kemarin baru kita dapat kabar kalau pelatih kepala harus berlisensi C AFC,” jelas Sekretaris Persipur Setiawan Djoko Purwanto, Jumat (21/4/2017).

Terkait dengan kondisi tersebut, pihaknya langsung mengadakan negosiasi dengan sosok yang akan diincar sebagai pelatih kepala. Namun, nama calon pelatih masih belum berani dipublikasikan dengan alasan belum ada tanda tangan kontrak kesepakatan.

“Kalau sudah deal nanti langsung kita umumkan. Yang pasti, calon pelatih yang sedang kita nego ini dulunya mantan pemain terkenal. Pernah juga menangani beberapa tim termasuk tim ISL lalu. Kita harapkan, malam nanti sudah deal,” jelas anggota DPRD Grobogan yang lebih dikenal dengan nama Ndondot itu.Disinggung posisi Wahyu Teguh, ia menegaskan akan tetap bersama Persipur. Namun, posisinya akan diplot sebagai asisten pelatih.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler