Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Kita sudah berupaya keras untuk meraih angka dalam laga ini. Sayang, hasil akhir berkata lain. Secara materi PSIS memang lebih baik karena timnya sudah terbentuk lama dibandingkan Persipur,” kata Asisten Pelatih Persipur Wahyu Teguh.
Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 7 ribu penonton tersebut, penampilan skuad Laskar Petir tidak terlalu mengecewakan. Namun, pada menit awal, tim tamu langsung tampil menggebrak.
Hasilnya, pada menit ke-6, PSIS berhasil unggul lewat sundulan Haudi Abdillah. Namun, keunggulan ini harus dibayar mahal. Sebab, Haudi langsung ditandu keluar lapangan karena kepalanya terluka akibat benturan kaki pemain Persipur saat berjibaku menyundul bola.
Sepuluh menit berselang, PSIS punya kesempatan menambah keunggulan setelah dapat hadiah pinalti. Sayang, tendangan pinalti yang diambil Johan Yoga Utama mampu ditangkap kiper Persipur Yoga Arif.
Babak kedua, Persipur yang tertinggal mencoba bangkit dan berani melancarkan serangan. Hasilnya, tuan rumah bisa menyamakan kedudukan 1-1 menit ke 53 lewat titik putih. Pemain tengah M Fatkhul Manan yang dipercaya jadi algojo sukses menjebol gawang Awan Setho Raharjo.
Kedudukan imbang membuat tempo permainan makin meningkat. Berulang kali, kedua kesebelasan mampu meraih peluang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



