Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Rencananya, ajang Peparkab akan kita langsungkan 9 dan 11 Mei mendatang. Lokasinya, di  GOR dan Stadion Krida Bhakti,” terang Kasi Pembinaan Olahraga  Disporabudpar Grobogan Eko Priyono, Senin (24/4/2017).

Menurutnya, even mendatang adalah penyelenggaraan Peparkab untuk kali kedua. Tahun lalu, pihaknya sudah menggelar even Peparkab perdana pada 29-30 September 2016.

“Even perdana kemarin kita jadikan test case. Karena hasilnya cukup bagus maka tahun ini kembali kita adakan lagi dan rencananya jadi agenda rutin,” jelasnya.

Menurut Eko, melalui ajang Peparkab nanti diharapkan bisa menghasilkan bibit handal dikalangan penyandang difabel. Disisi lain, ajang ini bisa dipakai untuk untuk kemampuan dan menambah pengalaman atlet difabel yang ada di Grobogan.

Dalam ajang Peparkab nanti rencananya akan dipertandingkan beberapa cabang olahraga. Yakni, atletik, tenis meja, bulu tangkis, bola voli, dan catur.

“Peserta Peparkab nanti dikhususkan buat warga Grobogan. Persyaratannya nanti harus dibuktikan dengan KTP/kartu OSIS atau kartu pelajar. Nanti, akan kita pisahkan pertandingan untuk pelajar dan umum. Tahun lalu masih dicampur,” imbuhnya.

Pelaksanaan Peparkab nanti juga dijadikan ajang persiapan untuk menghadapi even pekan paralympic pelajar nasional (Peparpenas). Rencananya, Peparpenas akan dilangsungkan di Semarang bulan Oktober.Dia menambahkan, sejauh ini potensi atlet difabel di Grobogan cukup bagus. Indikasinya, ada satu atlet, yakni Siti Mahmudah yang menjadi duta Indonesia dalam ajang Paralimpiade di Brasil bulan September 2016.“Kita harapkan, dari ajang Peparkab nanti ada atlet lagi yang bisa berkiprah ditingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.  Editor : Akrom Hazami  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler