Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Jumlah raskin yang hilang totalnya ada 50 sak atau karung. Tiap karung berisi beras sebanyak 15 kilo,” kata Kapolsek Gubug AKP Dedy Setya.

Menurut Dedy, aksi pencurian diketahui pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, oleh pegawai balaidesa saat hendak membersihkan ruangan aula yang dipakai menyimpan raskin. Saat masuk ruangan, pegawai tersebut mendapati salah satu jendela bagian belakang rusak seperti bekas dicongkel.

Kemudian, pegawai tersebut mencoba menghitung tumpukan karung raskin yang tersisa. Ternyata, jumlahnya kurang 50 karung. Selanjutnya, kasus pencurian dilaporkan pada kepala desa dan diteruskan ke Polsek Gubug. “Pencuri masuk dengan merusak jendela. Kebetulan, jendela yang dirusak tidak ada teralisnya,” jelas Dedy.Dedy belum bisa memberikan keterangan lebih jauh soal pelaku pencurian. Sebab, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. “Masih kita lakukan penyelidikan dan mudah-mudahan segera terungkap. Kita perkirakan pencurinya lebih dari satu orang dan dilakukan dini hari,” imbuhnya. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler