Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Desa Lebak Kasman menyatakan, saat kejadian, korban berada di pinggir sungai untuk menebang bambu. Rencananya, bambu itu akan dibelah untuk mengikat kayu bakar yang biasa dicari dari kawasan hutan.
Saat sibuk menebang bambu, mendadak ada air deras dari kawasan atas melintasi sungai tersebut. Korban yang tidak menyadari ada banjir bandang langsung terseret arus air. “Saat kejadian, sebenarnya ada beberapa warga yang ada di tegalan sekitar sungai. Namun, posisi korban kebetulan ada di pinggiran sungai sehingga terseret arus air,” jelasnya.
Saat korban terseret, warga lainnya tidak berani melakukan pertolongan. Sebab, arus sungai dari kawasan hulu mengalir sangat deras. Setelah arus tenang, baru dilakukan pencarian. Akhirnya korban ditemukan sekitar 500 meter dari tempatnya menebang bambu dalam kondisi meninggal.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



