Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Belum ada sekolah SD/MI yang menyelenggarakan UNBK. Semuanya masih pakai UNKP,” kata Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Pudjo Albachrun, Senin (15/5/2017).

Pudjo mengungkapkan, dalam UN SD/MI tahun ini diikuti 22.269 siswa. Terdiri, 11.542 siswa 11.542 dan 10.727 siswi.

Pelaksanaan UN akan dilangsungkan tiga hari, mulai hari ini hingga Rabu lusa. Dalam UN ada tiga mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, IPA dan Matematika.

Untuk pengawas UN berasal dari guru SD yang ditempatkan di sekolah yang bukan tempatnya mengajar atau dengan sistem silang dalam satu rayon/kecamatan. Dalam UN ini, terdapat 19 rayon atau sesuai dengan jumlah kecamatan.

“Pelaksanaan UN untuk SD/MI sudah kita persiapkan sebaik mungkin. Mudah-mudahan lancar pelaksanaannya,” katanya.Sementara itu, meski tidak lagi jadi syarat utama kelulusan, namun pelaksanaan UN tetap mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian. Khususnya, dalam pengamanan soal UN hingga proses distribusi ke masing-masing rayon.“Soal UN termasuk kategori dokumen negara sehingga harus dijaga kerahasiaannya. Kita terjunkan anggota dilengkapi dengan senjata laras panjang untuk melakukan penjagaan soal UN,” kata Kasat Sabhara Polres Grobogan AKP Lamsir.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler