Akibat Longsor, Akses Jalur Transportasi Lebak Grobogan Terancam Putus
Dani Agus
Selasa, 16 Mei 2017 11:21:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ruas jalan yang longsor sejak Januari lalu itu berada di wilayah Dusun Welahan. Jalan yang berbatasan dengan wilayah hutan itu menjadi penghubung utama Desa Lebak dan Desa Lebengjumuk.
Longsornya ruas jalan itu disebabkan gerusan air sungai. Titik longsor memang dekat dengan tikungan sungai.
“Longsornya bahu jalan terjadi bertahap ketika debit sungai naik. Saat banjir bandang beberapa minggu lalu makin memperparah longsor. Ruas jalan yang longsor saat ini panjangnya sekitar 20 meter dan lebar 4 meter,” kata Kades Lebak Kasman, Selasa (16/5/2017).
Pihak desa sudah sempat berupaya melakukan penanganan darurat. Selain itu, masyarakat dari Desa Lebengjumuk juga sudah ikut menangani longsor dengan membuat talud darurat. Namun, upaya ini tidak bisa maksimal.
“Kita sudah laporkan longsornya jalan pada dinas terkait. Mudah-mudahan segera ditangani. Sebab, ini jalur utama penghubung antardesa,” imbuh Kasman.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



