Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Terkait kondisi itu, Sri sempat meminta Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Pudjo Albachrun untuk mempersiapkan rintisan sekolah untuk UNBK. “Saat ini belum ada SD/MI yang menggelar UNBK. Untuk itu dipersiapkan satu atau dua sekolah rintisan dulu. Tahun depan kita harapkan ada SD/MI yang melaksanakan UNBK,” katanya, saat pemantauan di SDN Karanganyar 01, Kecamatan Purwodadi.

Menurutnya, untuk bisa menggelar UNBK memang butuh mempersiapkan sarana dan prasarana terlebih dahulu. Terutama, laborat komputer dan jaringan internet yang memadai serta butuh dana cukup besar.

“Untuk bisa melakukan UNBK memang butuh persiapan dulu. Makanya, harus dirintis satu atau dua sekolah dulu untuk percontohan,” jelasnya.

Sementara itu, Pudjo Albachrun menyatakan, pada tahun ini memang belum ada sekolah SD/MI yang menyelenggarakan UNBK. Semuanya masih pakai ujian nasional kertas pensil (UNKP).
Pudjo mengungkapkan, dalam UN SD/MI tahun ini diikuti 22.269 siswa. Terdiri, 11.542 siswa 11.542 dan 10.727 siswi.“Untuk sekolah yang bisa dimaksimalkan UNBK sudah ada. Sedikitnya ada dua sekolah yang sudah memiliki sarana komputer yang memadai,” ungkapnya. Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler