Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Lomba tersebut diselenggarakan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Jateng dan DKP Grobogan.

Acara lomba dihadiri sekaligus dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni. Hadir pula Direktur Pusat Teknologi Agroindustri BPPT Hardaning Pranamuda, Kepala DKP Jateng Suryo Banindro dan Kepala DKP Grobogan Muhammad Hidayat, serta Kepala Bappeda Grobogan Anang Armunanto.

Total ada 15 tim yang mengikuti lomba tersebut. Masing-masing tim terdiri dua orang. Peserta lomba bebas membuat menu makanan. Namun, menu yang diciptakan harus dari bahan lokal nonterigu.

Dari pantauan di lokasi, tiap peserta menciptakan menu masakan yang berbeda. Kebanyakan peserta membuat menu kue dan sebagian ada yang membuat es krim dari bahan jagung muda.

Direktur Pusat Teknologi Agroindustri BPPT Hardaning Pranamuda menyatakan, tujuan utama lomba tersebut memang untuk mengangkat potensi pangan lokal. Seperti singkong, jagung, kedelai, kacang hijau dan hasil pertanian lainnya. Dari cipta menu tersebut diharapkan bisa mengurangi ketergantungan dengan bahan dari terigu.“Potensi pangan lokal ini sangat melimpah. Nah, potensi ini harus bisa dimanfaatkan untuk bahan pangan alternatif,” katanya.Ditambahkan, peserta lomba adalan pengirim proposal ke BPPT. Dalam proposal tersebut, dicantumkan menu masakan yang diciptakan, bahan yang dibuat, kandungan gizi dan analisa kesehatan.“Setelah kita kaji terpilih 15 proposal. Mereka inilah yang kita hadirkan untuk membuat kreasi yang sudah dikirimkan lewat proposalnya,” jelasnya.  Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler