Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sumur minyak tua peninggalan Belanda itu dieksploitasi PT Nureka bekerja sama dengan BUMD Purwa Aksara Grobogan. Aktivitas eksploitasi perdana sumur minyak tua di kawasan hutan itu resmi dimulai pada Senin (27/2/2017) lalu.

“Pengiriman minyak tahap pertama ke Pertamina masih kita siapkan. Tagetnya, akhir bulan sudah terkirim,” ungkap Direktur PT Nureka Samsul Arifin saat menerima kunjungan Bupati Grobogan Sri Sumarni di lokasi pengeboran, Kamis (18/5/2017).

Hadir pula dalam kesempatan itu, Kajari Edi Handojo, Ketua DPRD Agus Siswanto, dan Sekda Moh Sumarsono. Terlihat pula Direktur Purwa Aksara Myra Heltyani di lokasi tersebut.

Menurut Samsul, pihaknya saat ini sedang menyiapkan peralatan berupa pompa, pipa dan bak penampung untuk ditempatkan di lapangan minyak. Alat-alat tersebut didatangkan dari Yogyakarta dan Pekanbaru. “Tahap awal kami perlu bak penampung untuk 150 barel. Selanjutkan ditambah secara bertahap," ujarnya.

Selain itu, pihaknya bakal berkomunikasi intensif kepada desa yang akan dilalui jalur pengiriman mengirim minyak mentah. Sedikitnya, ada tiga desa yang jalannya akan dilalui kendaraan pengangkut. “Kami akan komunikasi dengan warga untuk mendukung pengiriman hasil pengeboran ini," imbuhnya.
Ditambahkan, jumlah sumur yang dapat izin eksploitasi totalnya ada 27 titik. Namun, pada tahun ini eksploitasi difokuskan pada lima sumur dulu. Selanjutnya, pada tahun berikutnya esploitasi akan dilakukan bertahap pada 27 sumur.Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni berharap agar kegiatan pengeboran minyak di sumur tua bisa berjalan dan berhasil dengan baik. Dengan demikian, pengeboran ini nantinya bisa jadi salah satu ikon positif bagi Kabupaten Grobogan. Selain itu, dia juga berharap agar usaha tersebut dapat memberikan dampak positif bagi warga sekitar dan menambah pemasukan buat pemerintah daerah.Sebab, kerja sama eksploitasi dengan Purwa Aksara tersebut dilakukan dengan skema bagi hasil. Yakni 90 persen untuk PT Nureka dan 10 persen untuk Purwa Aksara. “Kami berharap pihak pengelola juga melibatkan warga sekitar sebagai tenaga kerja,” katanya.  Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler