Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibat kecelakaan, empat orang penumpang mobil tewas. Kondisi korban terbakar setelah mobilnya terseret hampir satu kilometer.

Pantauan MuriaNewsCom di lokasi, upaya evakuasi korban tewas di dalam mobil masih sulit dilakukan. Penyebabnya, kondisi mobil remuk dan tegencet di bawah loko kereta api.

Selain itu, kondisi korban juga terlihat mengenaskan. Hampir semua korban tewas mengalami luka bakar dan sulit dikenali.

Untuk mengevakuasi korban, tim dari BPBD Grobogan ikut memberikan dukungan dibantu dari polisi, TNI, dan pihak PT KAI. Untuk mengevakuasi korban, petugas juga menggunakan mesin gerenda untuk memotong bodi kendaraan.

“Kita masih berupaya keras untuk mengevakuasi korban yang ada di dalam kendaraan. Posisi korban tergencet sehingga butuh kehati-hatian untuk melakukan evakuasi,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Grobogan Budi Prihartono di lokasi kejadian.

 

(Baca juga : KA TABRAK MOBIL : 4 Tewas di Katong Grobogan)

 
Diberitakan sebelumnya, mobil Xenia yang melintasi rel tanpa palang pintu tertabrak kereta api. Kecelakaan mengakibatkan 4 orang tewas.Kronologi, mobil dari arah utara menyebrangi rel. Padahal, dalam waktu bersamaan sedang melaju kereta api Argo Bromo dari arah Surabaya (timur).Mengingat jaraknya sudah dekat, tabrakan tak bisa dihindari. Setelah tertabrak, mobil menempel di loko kereta dan terseret hingga ke Stasiun Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan.Lokasi kecelakaan berada di timur Sungai Serang yang masuk wilayah Kecamatan Toroh.  Sedangkan posisi stasiun ada di barat Sungai Serang yang masuk wilayah Kecamatan Penawangan. Jarak lokasi tabrakan hingga kereta berhenti sekitar 700 meter.Lantaran terseret loko, muncul percikan api dari bodi kendaraan yang menempel rel. Kondisi ini akhirnya menyebabkan mobil ringsek dan hangus terbakar. Bagian depan loko kereta dengan nomor seri CC 2061392 terlihat gosong kena jilatan api dari mobil yang terbakar."Penumpang masih ada di dalam kendaraan belum bisa dievakuasi. Informasi sementara ada empat penumpang mobil dan semua meninggal. Data lengkap nanti setelah kita evakuasi," kata Kapolsek Toroh AKP Sudarwati di Stasiun Sedadi.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler