Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa bunuh diri itu diketahui menjelang magrib. Ironisnya, orang yang pertama kali mengetahui kejadian itu adalah anak korban yang baru berusia 5 tahun.

Saat itu, anak korban yang hendak masuk rumah sontak kaget dan langsung berteriak histeris. Sebab, ia mendapati tubuh ibunya sudah tergantung di bawah belandar ruang tamu dengan leher terlilit selendang.

Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut berhamburan ke lokasi kejadian. Beberapa orang di antaranya kemudian mengecek kondisi korban yang diketahui masih bernafas.

Selanjutnya, korban diturunkan dari belandar rumah dan dilarikan ke Puskesmas Ngaringan. Namun, nyawa korban akhirnya tidak tertolong meski sempat mendapat perawatan medis.Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Suwasana ketika dimintai komentarnya membernarkan adanya peristiwa gantung diri itu. Dari olah TKP dan pemeriksaan yang dilakukan, korban dinyatakan murni bunuh diri.“Tidak ada tanda kekerasan. Korban gantung diri pakai selendang motif batik yang difungsikan sebagai tali. Untuk motif bunuh diri diduga faktor ekonomi,” jelasnya pada wartawan, Selasa (23/5/2017).Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler