Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari pengawasan yang dilakukan, kenaikan harga tidak begitu signifikan. Misalnya, beras merek RJ naik Rp 100 sampai Rp 200 perkilogram.
Dari harga Rp 10.400 per kilogram menjadi Rp 10.500 per kilogram untuk harga jual per zak kemasan 25 kilogram. Untuk harga beras RJ secara eceran per kilogram bisa sampai Rp 11.000.
Sedangkan beras lokal atau beras biasa mengalami kenaikan sekitar Rp 500 perkilogram. Yakni, dari harga Rp 7.500 per kilogram menjadi Rp 8.000 per kilogram.
Kenaikan paling tinggi adalah jenis beras ketan putih. Yakni, dari harga Rp 11.000 per kilogram menjadi Rp 14.000 per kilogram atau naik sekitar Rp 3.000.
Kepala Seksi Bina Usaha dan Pemasaran Bidang Perdagangan Disperindag Grobogan Trubus Eko Soedaryono mengatakan, dari hasil pentauan, kenaikan harga beras konsumsi tersebut masih dalam taraf aman. Dia menilai kenaikan sedikit tersebut, karena ada perkiraan yang meleset pada saat penggilingan gabah menjadi beras. Kondisi ini menyebabkan adanya tambahan harga.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



