Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Kades harus melek teknologi, nggak boleh gaptek. Oleh sebab itu, manfaatkan keberadaan teknologi terutama smartphone buat mendukung dan mempercepat pekerjaan,” tegas Bupati Grobogan Sri Sumarni saat membuka workshop di pendapa kabupaten, Jumat (26/5/2017).

Workshop yang menghadirkan narasumber konsultan komunikasi Charles Bonar Sirait itu diselenggarakan BPR BKK Purwodadi. Dalam acara itu mengangkat tema ‘Perubahan dunia di era digital dan dampaknya bagi kemajuan desa’. Selain kades, hadir pula dalam kesempatan itu, Asisten I Mokh Nursahid, Kabag Pemdes Daru Wisakti, dan Direktur Utama BPR BKK Purwodadi Koesnanto.

Kroger Feedback Survey to win free Kroger Gift Cards


Menurut Sri, perlunya kades belajar teknologi itu ada kaitannya dengan rencana BKK Purwodadi untuk membuat aplikasi khusus. Melalui aplikasi tersebut, akan bisa terjalin interaksi dan komunikasi aktif dari para kepala desa dengan BKK dan instansi tekait lainnya.“Aplikasi nanti juga bisa dipakai untuk sarana promosi dan mencari solusi persoalan yang terjadi di desa. Oleh sebab itu, sebelum diluncurkan aplikasinya, para kades harus belajar dulu. Nanti, saya minta pihak BKK untuk memberikan ponsel buat semua kades,” katanya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler