Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurutnya, tambahan jemaah itu berasal dari masa pelunasan BPIH tahap II mulai 22 Mei hingga 2 Juni mendatang. Pelunasan tahap II ini diperuntukkan bagi beberapa kriteria. Yakni, penggabungan mahrom, lanjut usia, dan jamaah yang sudah pernah berhaji.

“Dari pelunasan tahap II ini, ada 15 jemaah dari Grobogan yang masuk porsi keberangkatan. Terdiri, 7 jemaah yang masuk kriteria penggabungan mahrom, 1 orang sudah pernah berhaji, dan sisanya adalah jemaah usia lanjut beserta pendampingnya,” jelasnya.

Dengan tambahan 15 orang tersebut, jumlah jemaah keseluruhan nantinya ada 980 orang. Sebelumnya, jumlah jemaah haji yang melunasi BPIH tahap I ada 959 orang serta 6 petugas TPHD.

Menurut Hambali, jemaah haji Grobogan nantinya akan tergabung dalam tiga kloter. Yakni, kloter 17 sebanyak 355 orang, kloter 64 diisi 301 orang, dan kloter 65 ada 310 orang.Mengenai jadwal keberangkatan juga sudah ada kepastian. Di mana, kloter 17 akan berangkat dari pendapa kabupaten pada 1 Agustus. Kemudian, kloter 64 pada 15 Agustus dan kolter 65 berangkat 16 Agustus.Dijelaskan, untuk kloter 17 seluruhnya berisi jemaah Grobogan. Sedangkan kloter 64 bergabung dengan jemaah haji dari Kabupaten Semarang . Sementara, kloter 65 bergabung dengan jemaah haji dari Kodya Semarang.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler