Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


”Sejauh ini, kerja jadi TKI masih banyak peminatnya, utamanya kaum perempuan. Setiap tahun, lebih 1.000 orang yang kerja jadi TKI di berbagai negara,” ujar Kasi Penempatan Penempatan Tenaga Kerja Dinakertrans Grobogan Sugiyarto, Jumat (2/6/2017).

Dijelaskan, pada tahun 2012 dan 2013 lalu ada sekitar 2.000 orang yang bekerja jadi TKI. Sementara pada tahun 2014 dan 2015 lalu tercatat ada sekitar 1.300  warga Grobogan yang kerja jadi TKI. Dari jumlah ini, sebanyak 75 persennya adalah perempuan.

Sebagian besar TKI asal Grobogan memilih bekerja di sejumlah negara yang berada di kawasan Asia Pacific. Seperti di Hongkong, Taiwan, Malaysia, Korea dan Singapura yang dirasa lebih dekat jaraknya dan gajinya dinilai cukup tinggi.
Menurut Sudiyarto, beberapa waktu lalu, negara tujuan utama TKI adalah kawasan Timur Tengah khususnya Arab Saudi. Namun, pengiriman TKI di Arab Saudi sudah tidak dilakukan karena ada moratorium pemerintah. Pilihan TKI saat ini beralih ke Taiwan dan Hongkong sebagai negara tujuan bekerja.Untuk data tahun 2016, jumlah pencari kerja ke luar negeri ada 1.264 orang. Dari jumlah ini sebanyak 668 orang bekerja di Taiwan. Disusul kemudian ke Hongkong 317 orang dan Singapura 179 orang. Sedangkan sisanya tersebar di Malaysia, Uni Emirat Arab, Oman, Qatar, Brunai, dan Korea.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler