Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa bunuh diri itu diketahui tengah hari sekitar pukul 12.00 WIB. Orang yang kali pertama mengetahui kejadian itu adalah Nuryati (39), anak korban yang saat itu baru pulang dari sawah.

Saat masuk rumah Nuryati sontak kaget dan langsung berteriak histeris. Sebab, ia mendapati tubuh ibunya sudah tergantung di bawah pasak bambu yang biasa dipakai tempat jemuran dengan leher terlilit tambang plastik.

Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut berhamburan ke lokasi kejadian. Beberapa orang di antaranya kemudian mengecek kondisi korban yang diketahui sudah meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Suwasana ketika dimintai komentarnya menyatakan benar telah terjadi peristiwa itu. Dari olah TKP dan pemeriksaan yang dilakukan, korban dinyatakan murni bunuh diri.“Tidak ada tanda kekerasan. Korban gantung diri pakai tali tambang. Untuk motif bunuh diri diduga faktor sakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh,” jelasnya pada wartawan, Senin (5/6/2017).Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler