Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut Agung, bantuan pembuatan palang pintu diajukan untuk 11 titik. Permintaan bantuan disebabkan belum adanya biaya dari dinasnya untuk membangun palang pintu.

“Surat permohonan bantuan ditandatangani bupati dan sudah kita kirimkan akhir Mei lalu. Totalnya permohonan bantuan ada 11 titik perlintasan sebidang yang tersebar di beberapa kecamatan,” jelasnya.

Dijelaskan, kesebelas titik perlintasan itu dinilai memang butuh palang pintu. Sebab, lokasinya selama ini cukup ramai arus lalu lintas. Baik kendaraan roda empat maupun roda dua.

Salah satunya adalah perlintasan di Desa Katong, Kecamatan Toroh. Di lokasi ini, sempat terjadi kasus kecelakaan mengerikan, Sabtu (20/5/2017) lalu.

Sebuah mobil Avanza yang hendak menyeberangi rel tertabrak kereta api Argo Bromo dari arah timur hingga akhirnye terseret dan terbakar di Stasiun Sedadi, Kecamatan Penawangan. Dalam peristiwa ini, empat penumpang Avanza tewas.

“Untuk perlintasan di Desa Katong kita beri rambu kejut dan spanduk peringatan,” jelas Agung.
Agung menyatakan, sejauh ini masih ada banyak perlintasan kereta yang tidak berpintu dan ada penjaganya. Dari pendataan yang dilakukan, jumlah perlintasan  keseluruhanada 139 titik. Perlintasan ini terbentang dari arah barat ke timur. Mulai Kecamatan Tegowanu, Tanggungharjo, Kedungjati, Gubug, Godong, Karangrayung, Penawangan, Purwodadi, Toroh, Pulokulon, Geyer, Kradenan, dan Gabus.Dari 138 titik ini, baru 13 titik perlintasan yang dilengkapi pintu atau dijaga petugas. Sementara titik perlintasan lainnya belum ada pintu maupun penjaganya. Beberapa perlintasan  yang arus lalu lintasnya cukup ramai biasanya ada penjaga swadaya.  Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler