Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Begitu salat Jumat berakhir, anak-anak ini biasanya langsung duduk bergerombol di bagian depan. Tujuannya, menunggu khatib dan imam yang masih wiridan, berdoa atau salat sunnah.

Setelah aktivitas imam dan khatib selesai, anak-anak ini biasanya langsung menyerbu  untuk minta tanda tangan. Terkadang, anak-anak ini saling berebutan agar bisa lebih dulu dapat tandatangan dari khatib.

“Ayo duduk yang rapi dan usahakan tertib, biar tidak mengganggu jamaah lainnya. Nanti kalau minta tanda tangan tolong bergantian,” ujar Kohar, salah seorang takmir masjid besar Baitul Makmur Purwodadi pada bocah-bocah yang tengah berburu  tanda tangan, Jumat (9/6/2017).

Ia mengaku sudah terbiasa dengan rutinitas Ramadan seperti ini. Menurutnya, permintaan tanda tangan usai Jumatan saat ini tidak seramai beberapa tahun lalu.

“Kalau bulan puasa, sudah biasanya seperti ini. Namun, sekarang relatif berkurang yang minta tanda tangan. Dulu, banyak banget yang antre,” katanya.Setiap Jumat di bulan puasa ini, sedikitnya ada 15 anak yang minta tanda tangan pada khatib atau imam yang bertugas hari itu. Tidak sekadar tanda tangan, anak-anak itu sebelumnya juga mencatat ringkasan isi khotbah yang disampaikan khatib. Disebelah bawah ringkasan khotbah ada kolom kecil untuk tanda tangan khatib atau penceramahnya.“Selama puasa, saya dapat tugas bikin ringkasan khotbah Jumat. Ini merupakan tugas Guru Agama di sekolah,” ujar Mansyur, salah satu anak yang minta tanda tangan di masjid  Baitul Makmur.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler