Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Munculnya benda tersebut ramai dibicarakan sejak dua hari terakhir. Hal itu setelah foto munculnya benda-benda itu diunggah lewat akun medsos Komunitas Warga Kedungjati.

Kepala Desa Ngombak Kartini ketika dikonfirmasi membenarkan adanya benda dari batu yang terlihat di pinggiran Sungai Tuntang tersebut. Lokasinya berada di Dusun Methuk yang masuk kawasan hutan Perhutani dan cukup jauh dari perkampungan.

Dia menyatakan, benda-benda tersebut dinilai bukan baru muncul kali ini. Tetapi, sebelumnya memang sudah ditemukan warga.

Namun karena faktor alam, benda-benda itu sempat hilang karena longsor. Hal itu dimungkinkan lantaran letaknya di pinggiran sungai.

“Sekarang benda-benda ini muncul lagi. Bisa jadi, munculnya benda ini karena faktor alam. Tanah yang dulu longsor terkikis air sungai sehingga benda-benda bersejarah yang sempat tertutup bisa kelihatan lagi. Dulu, di lokasi situ juga banyak ditemukan batu bata yang ukurannya agak besar,” jelasnya.
Terkait munculnya lagi benda yang dinilai bersejarah tersebut, Kartini akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait. Harapannya, keberadaan benda itu bisa diselamatkan dan ditangani lebih lanjut.Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disporabudpar Grobogan Marwoto menyatakan, beberapa tahun lalu memang sudah ada penemuan benda dari batu di lokasi tersebut. “Saya sudah pernah kesana. Tempatnya di pinggiran sungai Tuntang di jalur menuju Salatiga. Rencananya, pekan depan kami akan memonitor kesana,” jelasnya. Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler