Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, rumah yang jadi sasaran perampok lokasinya berada di pinggir jalan raya Purwodadi-Kudus. Saat kejadian, suasana sedang sepi karena sebagian warga sedang menunaikan Salat Tarawih.

Sugiyono dan kedua anaknya juga sedang berada di masjid. Sementara di rumah hanya ada Sriwati (42), istri Sugiyono.

Saat kejadian, Sriwati sedang tiduran di dalam kamar sambil menyaksikan televisi. Saat asik nonton televisi, Sriwati sempat mendengar suara pintu depan dibuka orang.

Kemudian, dia bergegas keluar kamar untuk mengecek siapa orang yang datang. Ketika baru sampai di luar kamar, mendadak sudah ada tiga orang pria yang ada di depannya.

Selanjutnya, dua orang diantaranya langsung memegangi tangannya dan memintanya agar tidak berteriak. Satu orang lagi sempat mengalungkan celurit di lehernya dan kemudian menutup mukanya dengan mukena yang dipasang terbalik.

Salah seorang perampok kemudian masuk dalam kamar dan mengobrak-abrik beberapa lemari untuk mencari barang berharga. Setelah menemukan perhiasan, uang tunai dan surat berharga, perampok itu melepaskan Sriwati dan pergi keluar rumah.
Setelah penjahat keluar, Sriwati segera membuka mukena dan sempat melihat salah satu pelaku masuk dalam mobil sejenis Avanza warna hitam. Tidak lama kemudian, mobil itu kabur ke arah barat barat (Kudus).Setelah itu, Sriwati berteriak minta tolong warga. Teriakan ini membuat jamaah tarawih berhamburan ke rumah korban.“Saya tadi langsung lari ke rumah begitu dengar ibu teriak-teriak. Tapi, perampoknya sudah tidak ada karena kabur pakai mobil. Jumlah perampok sekitar lima orang. Tiga orang masuk rumah dan dua lagi di mobil,” kata Sugiyanto (25), salah seorang anak korban.Selain berdatangan ke lokasi, sebagian jamaah sempat melakukan pengejaran ke arah Kudus. Namun, jejak mobil perampok tidak berhasil ditemukan. Selanjutnya, warga melaporkan kasus tersebut pada pihak kepolisian. Editor : Akrom Hazami  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler