Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Lantaran saat ini bulan puasa, proses penggalian sengaja dilakukan pada malam hari. Meski demikian, ratusan warga sekitar tampak antusias datang ke lokasi penggalian. Bahkan, mereka rela menunggu hingga waktu sahur tiba.

“Sudah empat hari ini kita mulai melakukan penggalian. Tiap malam, banyak warga yang datang ke lokasi,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik, Senin (12/6/2017) dini hari.

Penemuan fosil hewan purba jenis stegodon atau gajah kali ini dinilai fenomenal. Sebab, jumlahnya cukup banyak. Bahkan, diperkirakan potongan tubuhnya hampir lengkap.

“Ada beberapa potongan tubuh yang sudah terlihat. Ada bagian kaki dan juga gading,” cetusnya.

Fosil tersebut ditemukan di tegalan milik Mbah Rusdi (70), warga yang tinggal di Dusun Kuwojo. Penemuan fosil terjadi secara tidak sengaja pada Kamis (8/6/2017).Ceritanya, pemilik tegalan waktu itu berencana membuat sumur gali untuk menampung air buat persiapan musim kemarau. Saat menggali tanah pada kedalaman 1,5 meter, terlihat ada benda mirip tulang berukuran cukup besar.Penemuan itu selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan komunitas pecinta fosil Banjarejo. Setelah dicek ke lokasi, benda yang ada dalam galian sumur itu ternyata fosil hewan purba.“Kita sudah koordinasikan dengan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran terkait penemuan ini. Rencananya, hari ini tim dari BPSMP akan ke Banjarejo untuk mengangkat fosil. Kita hanya membantu menggali arealnya untuk memudahkan evakuasinya,” jelasnya. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News